April 26, 2024  •  8 Menit Baca

Gila! Ini Tren dan Konsep Pernikahan ala Gen-Z yang Wajib Kamu Tahu

Konsep pernikahan ala gen-z

Hai Brides, kamu generasi Z yang mulai memasuki usia pernikahan? Kamu pasti bingung dong kira-kira konsep apa nih yang bakalan kamu bawain di hari spesialmu nanti. Memilih konsep pernikahan memang gak pernah gampang, terlebih dengan segudang inspirasi yang bertebaran di internet. Kamu pengen yang unik dan merepresentasikan karakter kalian berdua, tapi juga pengen sesuatu yang tetap kekinian dan gak lekang oleh waktu.

Nah, untuk kamu yang sedang dalam dilema, gak perlu khawatir. Generasi Z terkenal dengan kemampuannya untuk beradaptasi dan mengekspresikan diri. Kamu bisa menciptakan pernikahan yang memadukan konsep tradisional dan modern, yang gak hanya unik tapi juga meaningful. Dari mengusung konsep eco-friendly, pernikahan tematik yang out of the box, hingga intimate wedding yang penuh kehangatan, semua bisa jadi pilihan.

Artikel kali ini akan ngasi kamu inspirasi tren dan konsep pernikahan ala Gen-Z yang dijamin cocok banget buat kamu dan pasangan. Yuk, check it out!

Pernikahan yang Lebih Simple

Pernikahan yang lebih simple

Yuk, kita ngobrol lebih santai lagi tentang konsep pernikahan sederhana yang lagi nge-trend di kalangan Gen-Z, atau ya, bisa kita sebut sebagai “the minimalist wedding vibes”. Idenya sih, mengadakan sebuah pernikahan yang nyaman, hangat, tapi tetap ngena di hati. Kita gak perlu lagi mengundang segambreng orang yang mungkin aja kita gak kenal betul atau terlalu formal dalam setiap detil. Mungkin kamu malah lebih suka ide ngobrol santai sambil ketawa-ketawa dengan orang-orang terdekatmu di hari spesialmu, kan?

Imagine this, pernikahanmu diadakan di backyard rumah, dengan dekorasi DIY yang kamu kerjakan bersama pasangan atau teman-teman dekat. Atau, mungkin kamu lebih suka konsep outdoor di bawah gemerlap bintang dengan lampu-lampu hias yang bikin suasana jadi super intim dan romantis. Sounds fun, right?

Apakah Anda Memerlukan Jasa Planner Pernikahan Profesional?

"(Required)" indicates required fields

Hidden

"(Required)" indicates required fields

Hidden

Dan gak usah khawatir tentang budget! Saving dari konsep pernikahan yang gak terlalu banyak ‘bling-bling’ ini bisa kamu alokasikan untuk hal-hal yang benar-benar kamu dan pasangan impikan. Bisa jadi, ini adalah trip impian ke destinasi yang selama ini ada di bucket list kalian berdua, atau bahkan untuk investasi masa depan kalian berdua. Smart move, kan?

Plus, dengan membatasi undangan hanya kepada keluarga dan teman-teman terdekat, setiap detik di pernikahanmu akan terasa lebih meaningful. Kamu bisa menghabiskan waktu berharga untuk benar-benar connect dengan mereka yang hadir. Setiap pelukan, setiap tawa, dan setiap air mata bahagia akan terasa lebih nyata dan tulus.

Mix and Match Gaya Modern dan Tradisi

Tradisional modern wedding

Gen-Z memang terkenal sebagai generasi yang pemberani dan kreatif, termasuk dalam hal merencanakan pernikahannya. Mau usung gaya modern dengan sedikit nuansa tradisi? Bisa banget! Justru di situlah serunya, menjadi trendsetter dengan mix and match berbagai elemen untuk menciptakan daya tarik yang unik dan represents who you are.

Tentunya, kamu bisa memulainya dari apa yang kamu kenakan. Misalnya, mau pakai gaun pernikahan dengan motif etnik, tapi dengan potongan yang modern? Go for it! Atau mau coba tampilan kebaya tradisional tapi dengan berbagai aplikasi modern, seperti lace, beads, atau sequins? Why not? 

Dan, jangan lupa soal upacara pernikahannya. Kamu tetap bisa mengadopsi upacara adat, tapi coba deh berikan twist sesuai dengan kepribadian kalian berdua. Bisa dengan menambahkan personal vows, atau ritual simbolis lainnya yang mewakili kisah cinta kalian.

Sebagai contoh, jika kamu suka dengan budaya Jawa, kamu bisa menggelar upacara Siraman sebelum pernikahan, yang kemudian diikuti dengan prosesi akad nikah modern. Atau jika kamu mengagumi budaya Bali, cobalah adopsi penggunaan kain Endek atau adat mapadik dalam prosesi masuk venue, tapi dengan konsep dekorasi dan pemilihan musik yang kontemporer.

The key here is to make it meaningful, uniquely “you”, and something that you are going to remember for a lifetime. Jadi, jangan takut untuk berinovasi dan berkreasi dalam menggabungkan unsur-unsur yang tampaknya berseberangan ini. Remember, your wedding, your rules. 

Memaksimalkan Media Sosial

Nah, kalau kamu tahu, ternyata media sosial juga punya peran penting dalam proses pernikahan lho. Iya, pernikahan! Hari paling bahagia dan bersejarah dalam hidup kita ini.

Pertama, bayangkan momen saat kamu atau teman kamu baru saja bertunangan, pasti deh salah satu hal pertama yang terlintas di pikiran kita adalah posting foto cincin tunangan itu di Instagram atau Facebook. Yah, secara seremonial kan sudah lengkap: momen bahagia, check; estetika visual, check; ‘wow’ factor, check. Pokoknya semua serba ‘cek’ deh.

Selanjutnya, undangan pernikahan juga semakin bertransformasi menjadi digital melalui media sosial. Ingat zaman dulu kirim undangan tuh repot banget, sekarang kan tinggal ‘send’ aja, boom! Semua teman, sahabat, bahkan relasi yang filenya tersimpan di smartphone kita langsung mendapatkan notifikasi tentang hari bahagia kita.

Tahapannya masih berlanjut, lho. Pernikahan tak lagi sekadar menjadi acara tiga jam yang berakhir begitu saja. Sekarang ini bisa jadi seperti sebuah film dokumenter yang kita unggah baik dalam foto atau video. Mulai dari persiapan, acara pernikahan, hingga momen indah pasca pernikahan, semua bisa kita bagikan dengan mudahnya.

Dan, ini nih yang paling keren: live streaming! Saat ini, gak peduli lagi seberapa jauh jarak antara kita dan teman atau kerabat kita yang di luar kota atau luar negeri. Mereka bisa merasakan kebahagiaan kita langsung lewat live streaming yang bisa kita adakan di media sosial. 

Lebih Ada Storytellingnya

Bayangin pernikahan itu kayak sebuah buku yang ngebahas tentang love story kita yang keren itu. Kayaknya setiap pasangan pasti pengen ada sesuatu yang unik dari hubungannya yang bisa diliat orang lain. Nah, pernikahan kita bukan cuma tentang pesta, lho. Ini soal nunjukkin perjalanan cinta kita yang udah berjalan sampe saat ini, dari awal ketemu sampe akhirnya kita bilang “I do”.

Itu lho, kenapa biar sebisa mungkin kita pengen ngadain acara di tempat yang punya cerita tersendiri. Mungkin di taman dimana kita pertama kali ngobrol panjang, atau di pinggir pantai tempat kita tau bahwa dia itu orangnya.

Bicara tentang dekorasi, kita nggak harus mewah banget kok. Yang penting itu sesuatu yang ngegambarin kita berdua. Misalnya, kita berdua suka hiking, kenapa nggak coba pake tema gunung buat dekorasinya? Atau kalo kita suka baca, bikin sudut kecil dengan buku-buku favorit bisa jadi ide yang ciamik banget.

Kita juga bisa pilih lagu yang pernah kita dengerin bersama buat tarian pertama kita. Trus, bisa juga buat kuis kecil yang lucu tentang kita buat tamu-tamu, supaya mereka bisa lebih kenal cerita kita. It’s all about fun, kan?

Semua di pernikahan itu ngebantu ceritain tentang kita berdua. Ini cara kita yang hidup di zaman Gen-Z buat bilang ke dunia, “Ini kita, ini cerita kita”. Ini lebih dari sekadar acara, ini perayaan cinta yang penuh dengan kenangan manis. 

Konsep Nikah Intimate Wedding ala Gen Z

Konsep pernikahan intimate atau yang sering disebut small wedding, telah menjadi tren yang kuat di kalangan Gen-Z. Tidak sekadar tren, tapi ini adalah sebuah pilihan yang menggambarkan nilai dan prioritas generasi ini dalam merayakan cinta dan kebersamaan.

Pernikahan intimate, dengan mengundang orang-orang terdekat yang memiliki pengaruh besar dan makna dalam kehidupan kedua mempelai, menciptakan sebuah suasana yang unik dan tulus. Berbanding terbalik dengan konsep pernikahan besar yang mungkin lebih banyak melibatkan orang-orang yang kurang dekat secara personal, pernikahan intimate hanya dihadiri oleh mereka yang benar-benar ‘ada’ dalam perjalanan cinta kedua mempelai. Ini tentu menjadikan setiap momen dan interaksi di dalamnya jauh lebih berharga. 

Dengan memiliki jumlah tamu yang lebih sedikit, setiap detail pernikahan bisa dirancang lebih personal. Mulai dari undangan, souvenir, hingga pilihan menu, semuanya bisa disesuaikan dengan selera dan cerita unik dari kedua mempelai. Ini tidak hanya menciptakan suasana yang hangat dan personal, tapi juga memungkinkan kedua mempelai untuk benar-benar menikmati hari spesial mereka dengan orang-orang yang paling mereka sayangi.

Itu tadi pembahasan tentang tren dan konsep pernikahan ala Gen-Z. Jika kamu menikmati artikel ini, dan merasa berhubungan lebih dekat dengan konsep yang ditawarkan, kami sarankan untuk melihat artikel lainnya yang tersedia di Bali Wedding, untuk referensi rencana pernikahanmu.

Jangan ragu untuk berkonsultasi dan mendiskusikan rencana pernikahan kamu dengan tim kami di Bali Wedding. Kami bekerja dengan berbagai vendor berkualitas yang siap membantu merencanakan dan mewujudkan pernikahan impianmu.

Dewi author at Bali Wedding
Seseorang yang telah berkecimpung di dunia wedding sejak tahun 2020. Menulis berbagai topik tentang pernikahan di beberapa platform digital.

Artikel Terkait

Seperti Apa Pernikahan Impian Anda?

Hubungi kami sekarang, kami akan memberikan Anda vendor pernikahan terbaik untuk mewujudkan pernikahan impian Anda.