Agustus 10, 2023  •  8 Menit Baca

Tips Membuat Pas Foto Pernikahan

tips membuat pas foto pernikahan

Sebelum melangsungkan acara besar dan meriah pada pesta pernikahan, tentunya terdapat beberapa dokumen yang harus anda bereskan. Seperti halnya pas foto pernikahan. Beberapa pasangan mengalami permasalahan dalam menyelesaikan foto pernikahan mereka. Masalah yang muncul seperti pakaian yang tidak sesuai dengan peraturan atau bahkan sampai permasalahan mengenai hijab, make up, maupun tatanan rambut yang digunakan.

Hal-hal seperti ini mungkin tidak terlalu sulit untuk anda mempersiapkan. Eits, jangan salah, beberapa peraturan ini bisa bikin foto pernikahan anda dan pasangan gagal. Maka dari itu, alangkah baiknya anda dan pasangan mempersiapkan segalanya dari jauh-jauh hari. Agar nantinya anda bisa menampilkan foto yang terbaik untuk pas foto pernikahan anda. Artikel kali ini akan membagikan tips untuk membuat pas foto pernikahan.

Ketahui Ukuran Pas Foto Nikah

Sebelum mengetahui rentetan persiapan pas foto nikah, alangkah baiknya anda mulai mencari tahu terlebih dahulu mengenai ukuran pas foto. Terdapat banyak pilihan ukuran pas foto di luaran sana. Mulai dari ukuran 2×3, 3×4, hingga 4×6. Sayangnya, tidak semua ukuran pas foto bisa digunakan untuk foto nikah. Jumlahnya pun juga tidak sembarangan. 

Berdasarkan peraturan dari kementerian agama ukuran yang tepat untuk pas foto pernikahan pada buku nikah adalah 2 x 3 cm dengan jumlah 4 lembar foto mempelai perempuan dan 4 lembar foto mempelai laki-laki. Kemudian foto 4 x 6 cm dengan masing-masing mempelai menyetorkan 1 foto. 

Pahami Warna Latar Belakang Foto Pernikahan

Ketika masa sekolah, anda mungkin mengenal mengenai penggunaan latar merah dan latar biru untuk beberapa pas foto keperluan administrasi. Berbeda dengan sekolah, administrasi pernikahan di Indonesia memerlukan warna background foto khusus. 

Butuh Jasa Fotografer Pernikahan Profesional?

"(Required)" indicates required fields

✓ Valid number ✕ Invalid number
Hidden

"(Required)" indicates required fields

✓ Valid number ✕ Invalid number
Hidden

Dalam peraturan yang disampaikan oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Indonesia serta peraturan lainnya yang tersirat dalam UU No.22 Tahun 1946, bahwa warna background foto sebagai syarat buku nikah adalah berwarna biru.

Gunakan Baju Formal dan Rapi

Pertanyaan yang sering muncul dari pasangan calon pengantin adalah “apakah boleh menggunakan baju bebas ala kekinian”. Berdasarkan pengalaman kami, jawabannya adalah tidak. 

Baju yang digunakan dalam pas foto pernikahan adalah baju formal. Baju formal yang dimaksud adalah baju berkerah bukan baju kaos oblong. Baju berkerah ini tentunya harus ditata dengan rapi agar terlihat bagus di depan kamera. 

Pilihan Warna Baju untuk Foto

Berbeda dengan jenis format baju yang harus rapi, pemilihan warna baju yang akan anda pakai untuk pas foto nikah nanti dibebaskan oleh pemerintah. Tidak terdapat aturan warna baju tertentu yang harus anda gunakan untuk foto nikah anda dan pasangan.

Namun, jika anda berencana untuk menggunakan baju dengan warna yang mencolok. Harapan kami anda berpikir dua kali lagi, karena baju yang mencolok dapat membuat foto anda terkesan tidak formal. Alangkah baiknya untuk memilih warna-warna yang natural seperti warna soft pink, nude, atau baby blue. Warna-warna yang kami sarankan tadi, akan sangat cocok dengan background foto nikah anda yang berwarna biru. 

Tampil dengan Riasan Natural

Biasa tampil dengan riasan bold dengan warna-warna yang cerah? Sayangnya untuk foto pernikahan sendiri anda tidak boleh memakai riasan yang terlalu mencolok. Make up wajah yang natural sangat disarankan oleh KUA. Hal ini bukan tanpa alasan, riasan yang terlalu mencolok dapat membuat wajah anda terlihat berbeda. Sedangkan dalam administrasi pernikahan, memperlihatkan wajah sebagaimana mestinya adalah hal yang wajib. 

Riasan natural yang dimaksudkan dalam aturan adalah riasan yang tidak terlalu mengubah bentuk asli dari wajah anda. Apabila anda memiliki kulit yang tidak bermasalah, anda tentu saja tidak akan merasa khawatir. Tetapi untuk anda dengan kulit sensitif seperti berjerawat dan berminyak, fakta ini tentu akan membuat anda ketakutan. Tetapi jangan khawatir, karena KUA sendiri memperbolehkan anda untuk menggunakan bedak tabur untuk menyerap minyak di wajah anda serta membuat wajah anda lebih terlihat cerah. 

Aturan Bagi Perempuan Berambut Panjang

Apakah anda memiliki rambut yang panjang? Nah, jika jawabannya adalah iya. Anda mungkin memiliki kebiasaan untuk mengurai rambutnya ke depan agar terlihat lebih cantik. Karena biasanya, rambut yang diuraikan ke depan akan memberikan ilusi dagu terlihat lebih tirus. Sehingga banyak orang melakukannya.

Sayangnya hal ini sangat tidak direkomendasikan ketika anda ingin melakukan foto nikah. Sebaiknya rambut panjang anda yang terurai dibawa ke belakang agar terlihat lebih rapi dan formal. Pihak KUA juga memerlukan foto anda dengan wajah yang terlihat jelas. Jangan sampai ada bagian wajah yang tidak terlihat. Termasuk bagi anda yang memiliki poni, bersiaplah bahwa anda kemungkinan harus menata poni anda ke belakang. 

Rapikan Hijab Anda

Bagi anda yang berhijab, anda harus menggunakan hijab yang rapi dan sesuai dengan warna baju yang anda gunakan. Sebagai contoh jika anda menggunakan baju dengan nuansa pastel, maka pastikan juga hijab yang digunakan tidak bertabrakan dengan warna baju anda. 

Pastikan juga bahwa hijab yang anda gunakan benar-benar sudah tertata rapi dan tidak menutupi sebagian wajah anda. Sebagai contoh ada beberapa orang yang memiliki preferensi menggunakan hijab yang menutupi pipinya agar terlihat lebih tirus. Sebenarnya hal ini sah-sah saja dilakukan dalam aktivitas sehari-hari. Tetapi, untuk pas foto nikah, usahakan agar seluruh wajah anda terlihat. Serta jangan sampai ada rambut-rambut kecil yang tidak rapi dalam penataan hijab anda. 

Tata Rambut Agar Rapi Bagi Laki-Laki

Tidak hanya perempuan, laki-laki juga harus menata rambutnya. Beberapa orang memiliki preferensi rambut panjang. Namun, untuk pas foto pernikahan, lebih baik anda mencukur rambut anda terlebih dahulu. 

Kemudian, sebelum datang ke tempat foto. Pastikan anda telah membasahi atau memberikan minyak rambut pada rambut anda. Jangan lupa untuk menyisir nya agar tidak menutupi daerah dahi dan telinga anda. Sisir rambut sesuai dengan gaya yang anda sukai dan yang cocok dengan bentuk wajah anda. 

Aturan Ekspresi Foto Pernikahan

Selanjutnya yang harus anda persiapkan adalah ekspresi. Banyak pengantin yang kebingungan untuk memilih ekspresi yang cocok di foto nikah mereka. Beberapa dari mereka bahkan bertanya apakah boleh memperlihatkan senyum dengan gigi pada saat foto?

Jawabannya adalah tidak boleh. Anda dan pasangan diharapkan dapat memberikan senyuman yang natural dan tidak terkesan berlebihan atau bahkan kaku. Pastikan anda berlatih minimal sehari sebelum anda melakukan sesi pemotretan bersama dengan pasangan. Lihatlah diri anda di depan kaca dan berlatihlah cara untuk tersenyum yang indah dan natural

Posisikan Kepala dengan Benar

Selain ekspresi foto, ada hal lainnya juga yang diatur untuk foto pernikahan yaitu posisi kepala. Seperti yang disampaikan sebelumnya bahwa foto pernikahan harus memperlihatkan segala fitur yang ada di wajah anda maupun pasangan. Sehingga posisi kepala yang benar sangat berpengaruh terhadap keberhasilan foto.

Berdasarkan persyaratan disampaikan bahwa posisi kepala yang baik adalah ketika kepala anda lurus melihat ke depan dan membentuk sudut 90 derajat dan sesuai dengan tinggi badan anda. Jangan terlalu mendongak, karena nanti akan membuat foto anda terlihat aneh. Kemudian letakkan tangan lurus ke bawah. Jangan membuat posisi aneh lainnya seperti memegang pinggul atau dasi. Posisikan tangan anda seperti sikap sempurna dan siap untuk di foto oleh fotografer.

Pilihlah Foto Studio Terbaik 

Mungkin ada banyak tempat foto studio di dekat rumah anda. Sayangnya, tidak semua studio foto yang paham akan cara mengambil foto yang pas untuk foto pernikahan. 

Hal paling mudah yang bisa anda lakukan saat ini adalah dengan melihat referensi sosial media. Carilah tempat yang sudah tervalidasi bagus dengan hasil fotonya. Studio foto yang bagus biasanya memiliki peralatan yang memadai untuk bisa menghasilkan foto yang natural. Jika studio foto tersebut tidak lengkap, maka akan membuat wajah anda dan pasangan terlihat tidak natural di depan kamera.

Tips Membuat Pas Foto Pernikahan

Inilah 11 tips membuat pas foto pernikahan yang bagus dan sesuai dengan ketentuan untuk anda dan pasangan. Sebelum anda melakukan sesi pemotretan, pastikan anda telah menyelesaikan semua persyaratannya.

Saran dari kami adalah buat to do list mengenai 11 hal yang harus anda perhitungkan sebelum sesi foto. Carilah studio foto yang terbaik dan sesuai dengan keinginan anda serta pasangan. Jika anda kebingungan mencarinya, anda bisa datang ke halaman Bali Wedding dan menemukan vendor studio foto yang dapat membantu anda. 

Dewi author at Bali Wedding
Seseorang yang telah berkecimpung di dunia wedding sejak tahun 2020. Menulis berbagai topik tentang pernikahan di beberapa platform digital.

Artikel Terkait

Ide foto prewedding gaya dokumenter

Ide Foto Prewedding Gaya Dokumenter

Maret 1, 20248 Menit Baca
Cara memilih paket foto prewedding

Cara Memilih Paket Foto Prewedding

Februari 28, 20248 Menit Baca

Seperti Apa Pernikahan Impian Anda?

Hubungi kami sekarang, kami akan memberikan Anda vendor pernikahan terbaik untuk mewujudkan pernikahan impian Anda.